5 Cara Mempromosikan Diri di Jobstreet Paling Efektif

Banyak yang mencari cara mempromosikan diri di jobstreet khususnya para fresh graduate dalam proses mencari kerja. Alasannya sebenarnya sangat umum, cara ini dicari untuk meningkatkan visibilitas dan peluang mereka diperhatikan oleh perusahaan yang mencari karyawan.

Ada banyak penawaran kerja bisa ditemukan para jobsekeer di Jobstreet. Aplikasi ini yang populer untuk mencari pekerjaan di Indonesia dengan berbagai fiturnya. Kamu bisa mencantumkan berbagai dokumen mendukung proses pencarian kerja dari perusahaan termasuk mempromosikan diri.

Berikut Beadaily sajikan cara mempromosikan diri di Jobstreet yang menjadi pertimbangan penting perusahaan dalam merekrut pekerja. Langsung simak, yuk!

Apa-Apa Saja yang Perlu Dicantumkan di Jobstreet?

Apa-Apa Saja yang Perlu Dicantumkan di Jobstreet?
Apa-Apa Saja yang Perlu Dicantumkan di Jobstreet?

Untuk membahas cara mempromosikan diri di Jobstreet, jobsekeer di tahap pemula perlu mengetahui apa-apa saja yang perlu dicantumkan agar data mereka dilirik perusahaan. Jika dibandingkan platform lain, Jobstreet salah satu aplikas kompleks karena memuat info pelamar yang lengkap.

Namun sebelum mempromosikan diri, pelamar perlu menyiapkan dokumen penting yang akan diakses perekrut. Form tersebut berisi data pribadi dan keahlian, nantinya perusahaan bisa memutuskan pelamar masuk ke tahap selanjutnya setelah membaca dan mempertimbangkan data tersebut.

Nah, sebelum membahas lebih lanjut cara mempromosikan diri di Jobstreet inilah beberapa data yang perlu kamu masukkan ke dalam akun Jobstreet kamu:

  1. Ringkasan pribadi. Pertama sekali wajib kamu cantumkan informasi pribadi (nama, email, nomor telepon, dan tempat tinggal), jika memungkinkan buat ringkasan pribadi yang berisi pengalaman unik, ambisi dan kelebihan-kelebihan kamu dalam masa sekolah/perkualihan/di perkerjaan sebelumnya.
  2. Riwayat karir. Pastikan kamu mencantumkan riwayat karir yang berisi posisi pekerjaa, nama perusahaan, tanggal mulai dan deskripsi pekerjaan. Untuk fresh graduate bisa mengosongkan riwayat karir namun jika memiliki pengalaman organisasi akan lebih baik dicantumkan.
  3. Pendidikan. Masukkan pendidikan supaya perusahaan bisa menilai apakah posisi yang dilamar sesuai latar belakang pendidikan
  4. Lisensi. Masukkan lisensi, sertifikat, keanggotaan, dan akreditas sebagai penyokong dokumen lain
  5. Keahlian dan Bahasa. Jangan lupa cantumkan keahlian dan bahasa yang dikuasai, ini mungkin menjadi pertimbangan tersendiri perusahaan dalam proses rekrutmen
  6. Resume. Kamu juga wajib mencantumkan resume semenarik mungkin yang memuat infromasi pribadi dengan relevan. Resume memberikan gambaran umum tentang keterampilan yang dimiliki dan membantu perekrut dalam mengidentifikasi kecocokan jobsekeer dengan posisi yang dilamar.
Baca Juga :  10 Supplier Frozen Food Tangan Pertama di Indonesia

Cara Mempromosikan Diri di Jobstreet

Cara Mempromosikan Diri di Jobstreet
Cara Mempromosikan Diri di Jobstreet

Pengalaman kerja seringkali menjadi pertimbangan utama perekrut dalam memilih kandidat. Jobsekeer yang memiliki pengalama kerja dianggap lebih unggul karena telah terbiasa dan memiliki keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar.

Hal ini menjadi masalah untuk fresh graduate, karena belum memiliki pengalaman kamu harus mempromosikan diri untuk membuka peluang diterima kerja. Lalu bagaimana cara mempromosikan diri di jobstreet? Untuk membuat dan mempromosikan diri ada beberapa cara yang perlu dilakukan, berikut diantaranya:

1. Menulis Promosi dengan Bahasa Baik dan Mudah Dipahami

Menulis Promosi dengan Bahasa Baik dan Mudah Dipahami
Menulis Promosi dengan Bahasa Baik dan Mudah Dipahami

Jika berbicara cara mempromosikan diri di Jobstreet akan lebih mudah jika kamu memahami syarat promosi diri yang ditentukan. Jobstreet sendiri membatasi promosi diri dengan 300 karakter, hal ini memungkinkan pelamar mendeskripsikan diri mereka dengan singkat dan relevan.

Untuk jobsekeer yang sudah memiliki pengalaman mungkin 300 karakter bisa dimaksimalkan dengan baik, namun fresh graduate mungkin bingung memulai darimana. Oleh karena itu, mulailah cara mempromosikan diri di jobstreet dengan pengenalan dan penjabaran keahlian langsung.

Pastikan kamu menggunakan bahasa Indonesia yang baku dan mudah dipahami untuk memberikan kesan profesional pada perekrut. Memilih kata dan tata bahasa yang tepat bisa meningkatkan daya tarik pelamar di mata perusahaan meskipun berstatus fresh graduate.

2. Pastikan Kemampuan Sesuai Posisi yang Dilamar

Cara mempromosikan diri di Jobstreet selanjutnya memastikan kemampuan yang dimiliki sesuai posisi yang dilamar. Melamar posisi yang sesuai untuk menyeleraskan kemampuan dengan posisi yang dibutuhkan dan meyakinkan perusahaan bahawasanya kamu menguasai bidang tersebut.

Selain menyelaraskan di posisi yang dibutuhkan, kemampuan yang sesuai perlu diperhatikan dalam cara mempromosikan diri di Jobstreet dalam menunjukkan keseriusan berkarya di bidang tersebut. Jika berpengalaman atau memiliki latar belakang pendidikan sebagai staff administrasi, baiknya lamar posisi yang relevan supaya memperbesar peluang diterima kerja.

3. Meyakinkan HRD dengan Menguraikan Skill Khusus

Meyakinkan HRD dengan Menguraikan Skill Khusus
Meyakinkan HRD dengan Menguraikan Skill Khusus

Meskipun hanya 300 karakter, berusahalah membuat HRD terkesan akan promosimu. Gunakan bahasa yang profesional dan jelas sebagai bukti kamu memang menguasai bidang tertentu. Tidak perlu memperkenalkan diri terlalu panjang, maksimalkan membahas skill khusus yang relevan dengan posisi tersebut.

Pastikan kalimat promosimu lebih menonjol dari orang lain, menekankan prestasi, pengalaman, keterampilan dan alasan mengapa perusahaan harus memilih mu. Jika menggunakan kalimat yang sesuai, kemungkinan besarnya HRD akan mengundangmu masuk ke tahap berikutnya.

4. Hindari Hal-Hal yang Bersifat Umum

Lalu hindarilah hal-hal bersifat umum, ini salah satu cara mempromosikan diri di jobstreet untuk menonjolkan diri. Hal-hal yang bersifat umum dalam kalimat promosi seperti “terbiasa bekerja dibawah tekanan” atau “bisa bekerjasama secara personal dan kelompok”.

Cobalah mengganti kalimat promosi menjadi “saya memahami hal-hal yang berkaitan dengan penginputan data, termasuk orang yang bisa diandalkan secara personal dan berkelompok, hal tersebut didukung pengalaman kerja/organisasi yang sukses di xxxx”. Pemilihan kata diatas lebih meyakinkan jika dibandingkan bualan semata tanpa dukungan portofolio atau dokumen terlampir di Jobstreet.

Baca Juga :  Penyebab DANA Tidak Bisa Transfer Alasan Keamanan dan Solusinya

5. Jangan Melebih-lebihkan Kalimat Promosi

Jangan Melebih-lebihkan Kalimat Promosi
Jangan Melebih-lebihkan Kalimat Promosi

Cara mempromosikan diri di Jobstreet yang terakhir yaitu menulis secara jujur dan apa adanya. Tulislah pengalaman dan keahlian yang nyata supaya ketika masuk tahap rekruitmen selanjutnya kamu tidak terbebani dengan promosi yang dilebih-lebihkan.

Maksudnya jika kamu handal menggunakan perangkat lunak akuntasi cukup lampirkan apa yang menjadi poin penting pengetahuan tersebut dalam proses penerimaan kerja ini. Selain itu, banyak jobsekeer gagal karena skill yang tidak relevan sehingga gugur setelah test atau saat wawancara.

Hal-Hal yang Perlu Dihindari Dalam Mempromosikan Diri di Jobstreet

Selain melebih-lebihkan kalimat promosi, ada beberapa hal yang perlu kamu hindari saat mendekripsikan diri. Supaya promosi diri sendiri dilirik perusahaan, sebaiknya urungkan menggunakan kalimat-kalimat ini:

  • “Besar harapan saya diterima bekerja di perusahaan Bapak/Ibu”
  • “Saya akan bekerja keras”
  • “Saya punya banyak kemampuan”
  • “Saya lebih unggul karena menguasi miscrosoft office atau perangkat lunak akuntansi”
  • “Saya tepat waktu dan berani ambil risiko”

Meskipun bisa digunakan, namun sebaiknya kamu tidak menggunakan kalimat-kalimat promosi diatas. Perusahaan memiliki cara sendiri menilai kelayakan kamu saat interview atau ketika sudah bekerja. Jangan membuat perbandingan khusus antara kamu dan kandidat lain karena pada konsepnya jobsekeer tidak saling mengenal dan tidak mengetahui skill khusus pelamar lain.

Perbandingan khusus tersebut seperti “saya lebih unggul untuk profesi administrasi” karena HRD akan menilai melalui portofolio. Kamu tetap bisa unggul hanya saja gunakan bahasa yang tepat yakni fokus pada skill sendiri.

Bacaan menarik untuk kamu: 10 Aplikasi Pembersih Sampah Tersembunyi di HP Android

Contoh Promosi Diri untuk Fresh Graduate di Jobstreet

Berikut contoh kalimat promosi diri untuk fresh graduate di Jobstreet:

  1. “Saya adalah lulusan S1 Program Studi di Universitas Andalas dengan status cumlaude. Memiliki pengalaman magang selama 4 bulan di perusahaan X dan mampu mengoperasikan perangkat lunak Akuntasi (Quickbook) dengan baik.”
  2. “Fresh graduated S-1 Statistika. Saya memiliki pengalaman magang di event xx dan menjadi panitia kompetisi statistik di Jakarta tahun 2020. Memahami teori dasar statistik, pemrograman dan komputasi seperti Pyhton dan SAS.

Contoh Promosi Diri Untuk Bagi Pelamar yang Sudah Memiliki Pengalaman

Sedangkan untuk kamu yang sudah berpengalaman bisa mencoba referensi promosi berikut:

  1. “Sebagai seorang pelamar yang memiliki pengalaman kerja 1 tahun sebagai sales dan marketing, kemampuan public speaking saya sudah sangat baik untuk menjual produk dari Perusahaan sebelumnya”
  2. “Saya memiliki pengalaman bekerja selama 2 tahun sebagai kepala divisi periklanan. Saya mampu memimpin tim dan menginspirasi anggota untuk mencapai tujuan bersama. Selain itu, saya mampu menganalisis data dan informasi untuk membuat keputusan yang tepat”
Baca Juga :  Simak 7 Link Penambah Viewers TikTok Gratis Tanpa Password

Cara Melamar Kerja di Jobstreet

Jika sudah mengetahui cara mempromosikan diri di jobstreet dan mempersiapkan diri dengan matang, saatnya kamu mulai melamar pekerjaan impian. Perlu dipahami kemampuan yang ditojolkan harus sesuai posisi yang dilamar, dengan cara ini HRD bisa melirik kamu dan berpeluang masuk ke tahap selanjutnya.

Simak langsung cara melamar pekerjaan di Jobstreet, yuk!

1. Masukkan Keyword di Kolom Pencarian

Masukkan Keyword di Kolom Pencarian
Masukkan Keyword di Kolom Pencarian

Pertama-tama silahkan buka aplikasi Jobstreet yang sudah diperbaharui untuk mendapatkan tampilan terbaru. Dalam kolom “Masukkan Kata Kunci” tuliskan jenis pekerjaan atau keterampilan, misalkan “administrasi”.  Nantinya Jobstreet menampilkan hasil yang relevan dari perusahaan yang membutuhkan tenaga tersebut.

2. Pilih Klasifikasi dan Lokasi

Pilih Klasifikasi dan Lokasi
Pilih Klasifikasi dan Lokasi

Jika sudah memasukkan keyword yang tepat, beralihlah ke kolom klasifikasi. Klasifikasi di Jobstreet beragam agar kamu lebih mudah menemukan bidang pekerjaan impian, beberapa diantaranya adalah akuntan, periklanan, senin & media, konstruksi, konsultasi & strategi.

Langkah selanjutnya adalah mengisi lokasi pekerjaan dilamar. Pelamar bisa memasukkan nama kota atau kabupaten tertentu untuk melamar pekerjaan tersebut. Tentukan salah satu sesuai lokasi kamu atau daerah pekerjaan yang diinginkan.

3. Tetapkan Jenis Pekerjaan dan Gaji

Tetapkan Jenis Pekerjaan dan Gaji
Tetapkan Jenis Pekerjaan dan Gaji

Di dalam Jobstreet ada empat jenis pekerjaan diantaranya adalah fuul time, paruh waktu, kontrak/temporer, dan kasual/liburan. Kamu bisa memilih salah satu atau menandai “semua jenis” jika tidak mempermasalahkan jenis pekerjaan dari perusahaan terkait.

Selanjutnya klik menu gaji untuk mencari dan mengelompokkon lowongan sesuai upah yang ditawarkan. Di jobstreet pengelompokan gaji mulai 2 juta, 4, 6,8, 10,15, 20, 25, 40, 60, 80, 100 dan melebihi 100 juta. Silahkan pilih batasan upah yang diharapkan untuk pekerjaan tersebut.

4. Lamar Pekerjaan

Lamar Pekerjaan
Lamar Pekerjaan

Jika sudah mengikuti prosedur diatas, kamu tinggal pilih “Cari” untuk menemukan lowongan yang sesuai. Setelah itu pilihlah salah satu pekerjaan, baca deskripsi pekerjaan dan kriterianya. Jika merasa cocok, tab “Lamar Cepat” lalu sertakan resume, surat lamaran, isi pertanyaan umum dari perusahaan sampai masuk ke tahap informasi pribadi.

Terakhir klik “Kirim Lamaran” ke perusahaan. Untuk melihat riwayatnya, kamu bisa pergi ke menu “Aktivitas” lalu tab “Dilamar”. Di menu ini pelamar bisa meninjau daftar pekerjaan yang telah dilamar.

Penutup

Cara Mempromosikan Diri di Jobstreet
Cara Mempromosikan Diri di Jobstreet

Cara mempromosikan diri di Jobstreet sebetulnya tidak sulit, namun karena batasan 300 karakter untuk deskripsi tersebut mungkin jobsekeer yang berstatus fresh graduate lebih sulit memulainya. Kelima opsi diatas bisa kamu pertimbangkan untuk membuka peluang masuk ke tahap berikutnya. Namun pastikan kembali dokumen/portofolio sudah dibuat semaksimal mungkin dan relevan dengan posisi yang dilamar.

Terima kasih, semoga cara mempromosikan diri di Jobstreet yang telah Beadaily tampilkan bermanfaat.

Artikel Menarik Lainnya